Logo Indonesia Mengajar ABK

Indonesia Mengajar ABK

menu
Penjumlahan? Bagaimana cara Mengajarinya?
Kategori: Pendidikan
Pendidikan

Penjumlahan? Bagaimana cara Mengajarinya?

SB

Shinta Barasa

Penulis IMABK

20 Februari 2026

2 menit baca

Bu... Anak saya ga bisa penjumlahan? Bagaimana cara mengajarinya? Pakai cara apa bu? Sama seperti di sekolah bu, tapi ga bisa? Kalau di sekolah bisa ga? Ga bisa juga, makanya saya coba ajarin Kalau metode yang sama yang di gunakan kira - kira anak ibu bisa ikuti ga? Saya pikir Kalau saya yang ajarin, siapa tau anaknya lebih paham Menurut saya Kalau metodenya tetap sama dan cara pendekatan juga sama, kemungkinan anak tetap ga paham, ada berapa cara melakukan penjumlahan bu? Maksudnya bu? Ia, misalnya ibu mau tau 1+1=2 ada berapa teknik yang ibu tau untuk mengajari anak? Kalau saya dulu, pakai lidi bisa... Kira - kira pakai apa lagi bu? Apa ya.... Ada banyak cara bu, bisa lewat lagu, bisa lewat mainan kesukaan anak, bisa lewat cerita dengan menggunakan benda atau kartu, bisa sambil melakukan aktivitas kesukaan anak, dll Coba cari pola mana yang paling cocok, intinya kan anak bisa penjumlahan, ia kan? Ia bu, bener, yang penting bisa, tapi sedikit ribet ya bu, Kalau kita ikutin cara anak apa nanti dia di sekolah bisa? Misalnya lewat mainan, lahhhh nanti do sekolah apa harus bawa mainan? Kita mengikuti cara anak belajar hanya di awal saja, yang penting anak tertarik dulu, suka dulu, jangan sampai baru lihat buku matematika udah nangis duluan anaknya, Kalau anak udah suka, udah pede, baru kita generalisasikan ke buku sekolah Berarti lama donk bu, Kalau gitu untuk ajarinnya? Bisa ia, bisa engga, tergantung daya tangkap anak, ada yang begitu tau caranya langsung bisa, ada yang memang perlu pengulangan beberapa kali, saya tanya lama ya orang belajar mobil sama semua atau beda - beda? Ya beda beda bu... Tergantung apa, apa yang membuat beda? Ya percaya diri, ya daya tangkap, sigap dan apa lagi ya... Nahhhh.... Jadi Kalau anak belajar lebih lama inget aja.... Semua orang juga berbeda fase belajarnya pada tiap tiap subject... Misalnya bisa jadi dia cepat di penjumlahan tapi lambat di membaca.... So its okay... Lagi pula, mana ibu pilih, anak bisa matematika tapi mentalnya drop, atau anak bisa matematikanya butuh waktu lama tapii suka dan dia percaya diri? OK lah bu, saya coba.... Coba, konsisten dan kerjasama dengan semua pihak, yang di rumah maupun di sekolah...
Bagikan:

chat_bubble Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membagikan pendapatmu!