Pendidikan
ABA Menurut Saya
SB
Shinta Barasa
Penulis IMABK
20 Februari 2026
2 menit baca
ABA itu bukan 'tidak', ABA itu bukan soal menyamakan kartu binatang/warna/angka, ABA itu bukan 'lihat', ABA itu bukan 'kemari'. Kartu, perintah2, itu semua adalah program ( drill ).
ABA tidak perlu mahal, tidak harus dengan terapis kalau kedua orangtua bisa melakukannya, tidak harus dengan asisten terapis, dan pastinya harus lebih dari 40 jam seminggu, harus 24 jam sehari, terapi itu adalah cara kita berhadap dengan siapa saja, kuncinya adalah konsisten.
ABA itu adalah metode pendekatan kita kepada SIAPA PUN, itu bukan hanya milik ABK, bukan hanya milik anak autis, karena ABA itu adalah maha karya dari pakar psikologi berdasarkan penelitian bertahun2 untuk semua orang, peneliti psikologi dari BF Skinner, Pavlov, Lovaas, Bandura, dll. kenapa lebih banyak dipakai kepada ABK karena metode pendekatan ini berdasarkan sistematis dan data base, jadi kekurangan dan kelebihan anak serta kemajuannya semua terukur.
Mari ganti nama terapi jangan lagi terapi ABA, tapi terapi perilaku X ( buat aja namanya sesuai keinginan masing2 ) karena ABA itu metode pendekatan.
Son rise melakukan metode pendekatan dimana Engagement nya cukup panjang, perilaku anak diikuti kemana saja anak berlaku, dalam hal ini yang membedakan dengan metode pendekatan ABA, namun selebihnya sama. Begitu juga dengan Floortime dan RDI maupun yang lainnya, semua memiliki prinsip yang sama.
Banyak yang bilang ABA itu kasar dan tidak alami, robotik dan menakutkan anak dan membuat traumatik. ABA itu tidak kaku, kenapa terkesan kaku, karena yang menjalankannya kaku, kenapa bisa, karena tidak menjalankan prinsip2 dasar dari ABA.
Apa prinsip2 dasar ABA,
* engagement ( banyak yang tidak menjalankan hal ini )
* reinforcement
* prompt ( bantuan )
* prop ( belum banyak yang menjalankan ini )
* DTT
* ABC ( stimulus - respond )
* Fading
Bagikan:
chat_bubble Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membagikan pendapatmu!