Logo Indonesia Mengajar ABK

Indonesia Mengajar ABK

menu
Tontonan ABK
Kategori: Pendidikan
Pendidikan

Tontonan ABK

SB

Shinta Barasa

Penulis IMABK

20 Februari 2026

2 menit baca

Banyak dari orangtua ABK yang sudah dapat memilih tontonan yang OK dan Tidak OK untuk ananda tercinta, namun sudah nyakinkah kita bahwa tontonan yang telah kita pilihkan tersebut baik untuk ananda bukan baik menurut orangtua. Pilihan orangtua tentu saja tidak akan pernah membuat ananda tersebut celaka ataupun menyesatkan, namun seringkali orangtua terbawa oleh keinginan / harapan orangtua ABK terlalu tinggi atau dengan kata lain terbutakan sehingga tidak mengukur kemampuan dan kekurangan ananda itu sendiri. Banyak sekali bentuk tontonan dari hiburan sampai tontonan yang memberikan janji, ketika ananda menonton tayangan tersebut akan memicu sel otak sehingga menambah kepintaran. Hal inin tidak berlaku untuk ananda kita tercinta. Dimana tontonan adalah media visual yang merupakan alat paling efektif untuk ananda tercinta menyerap segala bentuk informasi. Yang kemudian ananda kita dapat putar ulang kembali di dalam rekaman ingatannya sesering ananda inginkan, kapan saja dimana saja, sehingga seringkali ananda kita terlihat tersenyum ataupun marah secara tiba – tiba. Kecenderungan lain adalah ananda menangkap tontonan tersebut sebagai sesuatu yang nyata dan ananda pun dapat meniru tindakan yang ada dalam tontonan tersebut, atau mengulang – ulang kata yang menurutnya menarik untuk diulang ( delay echolalia ). Tidak sedikit juga orangtua yang memberikan ananda tercinta keistimewaan untuk menonton hanya karena alasan ( yang sangat dimaklumi ) tidak tahu harus memberikan kegiatan apa terhadap ananda dan tidak adanya orang dewasa ( terapis / nanny ) yang menemani selama waktu luang, alasan lain ( alasan yang sangat menyedihkan ) karena orangtua ABK takut menghadapi ananda ketika mengamuk karena tidak diberi menonton. Ada berapa orangtua ABK yang memberikan tontonan kepada ananda dan melakukan observasi serta seminggu kemudian melakukan evaluasi, saya pikir tidak banyak orangtua yang melakukan hal tersebut. Tontonan dan ABK seperti banyak hal yang ada di dunia ini memiliki 2 sisi, sisi positif dan sisi negative, yang dapat orangtua ABK lakukan hanya perlunya melakukan penyaringan yang baik serta pengambilan data atas observasi di setiap tontonan ananda sehinga apapun bentuk hiburan yang dilihat ananda merupakan pilihan yang tepat untuk kebutuhan ananda dan bukan baik menurut orang dewasa lainnya ( orangtua, terapis ).
Bagikan:

chat_bubble Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membagikan pendapatmu!